Hallo, Ma..
Lama tak bercakap
Lama tak bersenda gurau
Lama tak menggodamu
Tak hanya kehilangan ragamu
Aku kehilangan masa indah bersamamu
Aku kehilangan telinga yang selalu mendengar celotehku
Aku kehilangan bibir yang selalu terucap namaku didalam doamu
Waktu belum mampu menyembuhkan lukaku
Luka saat Tuhan mengukirkan namamu dihatiku
Waktu juga belum mampu mengisi ruangan kosong dihatiku
Ruangan kosong yang pernah dan selalu terisi olehmu
Ah..betapa sesaknya dada ini saat hati ini merindu
Merindu raga yang telah menyatu dengan bumi
Merindu suara yang melantunkan doa ditengah lelapku
Merindu sentuhan tangan yang bercampur aroma dapur
Anakmu belum cukup dewasa, Ma..
Anakmu masih selalu merengek
Merengek kepada Sang Pemilik Sukma
Agar tetap bisa berdiri saat hati ini digerogoti rindu
Rindu yang dalam untukmu, Ma..
Miss you so bad, Mom..
0 Comments