Semalam, kemilau hatimu menutup mataku
Menjanjikan tembang jiwaku yang bertalu-talu
Menawarkan bait keindahanmu
Mengukir cinta semata wayang untuk mengabadikanmu
Pagi ini aku akan berlari menuju semestaku dengan hati rindu dan pikiran yang tertuju padamu
Bening mata menutup mencair di telaga getarku,
pagi ini runtuh di dasar palungmu,
menggemakan namamu disepanjang jalanku
Semoga angin pagi ini senantiasa meniupkan harapku,
menyejukkan di relung redupku
Sebab hanyalah kau yang mampu meruntuhkan langitku,
menguraikan deretan waktu dibelukarnya pikiranku
Kaulah kilau terindahku yang meramu kekuatan di relung nadiku
Pelantun merdu lembayung rindu, penabur semangat dipengapnya harapku

-31 Juli 2013-