Amarahku tak lagi membuncah
Kubiarkan mengendap dalam senyap
Melonggarkan ikatan yang buatmu pengap
Melarung serpihan cemburu yang tak lelah memburu
Mengikis resah ketika ku dengar ragumu mendesah
Sekarang aku tahu kemana aku harus mengadu
Melepas setiap jengkal cemas yang kian meremas
Aku tak ingin kau terlepas
Aku pun tak ingin memperanakkan cemas
Aku hanya ingin ikhlas jika suatu hari nanti kau buatku rantas
Tak akan lagi kuteguk kesejukan hampa dari tumpukan gelas fatamorgana
Tak ada lagi nelangsa
Tak juga merana
Hanya ada embusan doa yang tak henti ku rapal
Karena ku tahu jalan menujumu kian terjal
-24 September 2013-
0 Comments